Curahan Hati Seorang Mahasiswa Semester Akhir

Hai temen-temen semua bagaimana kabarnya hari ini? semoga baik-baik saja yah, amin. Sebelumnya boleh saya tebak yah, hehe. kalian yang lagi baca ini sekarang pasti dalam kategori mahasiswa tingkat akhir atau yang sedang mau menghadapi kehidupan nyata yaitu setelah lulus kuliah. tapi ya sudahlah mau bener atau salah yang penting kalian sudah mampir disini, hehe.
Oh iya temen-temen kali ini saya mau sedikit berbagi cerita tentang apa yang aku rasakan saat ini sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sebentar lagi sudah angkat kaki dari kampus alias sudah lulus, amin. Aku saat ini adalah seorang mahasiswa tingkat akhir yang masih dalam tahap mengerjakan atau membuat karya ilmiah yang sering kita kenal dengan istilah skripsi. Tak jarang mahasiswa yang bisa menyelesaikan tugas ini bisa tepat waktu yaitu dalam satu semester atau 6 bulan. namun Skripsiku kali ini alhamdulillah dapat selesai hanya dalam waktu sekitar 4 bulanan saja, dan kebetulan dalam satu bimbinganku (satu dosen pembimbing) aku menjadi mahasiswa pertama yang selesai terlebih dahulu membuat karya ilmiah atau skripsi tersebut dibandingkan temen-temenku satu bimbingan. Akhirnya dari situ banyak yang bertanya kepadaku apa yang tidak mereka tau tentang skripsi, untuk sekali dua kali atau sampai tiga kali mungkin aku masih bisa memberikan arahan atau bisa dibilang berbagi ilmu lah, tapi terkadang aku sampai merasa kesel ketika mereka nanya berkali-kali bahkan sampai mau melihat skripsiku dengan cara mereka menyuruh aku untuk mengirimnya di email, terkadang juga aku sampai heran kenapa mereka tidak pernah memikirkan susah payahnya mengerjakan itu semua, mengingat aku mengerjakan itu semua sendiri dan aku juga awalnya sama tidak tau apa-apa, tapi aku terus berusaha untuk bisa tau itu semua dengan cara belajar, mencoba dan lain sebagainya. tapi mau gimana lagi, yah begitulah kehidupan.
Dalam mengerjakan skripsi alhamdulillah selesai dengan waktu 4 bulanan saja, disini masih ada tenggang waktu 2 bulan, dan dari sini aku coba untuk melek terhadap kehidupan nyata yang sebentar lagi akan aku hadapi sebagai seorang sarjana yang mana banyak tuntutan dari mulai hidup mandiri, kerja, nikah dan lain sebagainya yang bikin kepala pusing jika dipikirkan. Mengingat kehidupan dijaman sekarang ini persaingan semakin ketat apalagi dalam hal pekerjaan seperti yang kita lihat sekarang banyak pengangguran dimana-mana. Dalam soal mencari kerja atau melamar pekerjaan memang merupakan suatu hal yang tidak aku inginkan dari dulu, karena disamping pelamarnya yang terlalu kebanyakan terkadang juga tahap penyeleksiannya tidak sepadan dengan tingkat pekerjaan yang didapat. Dari sini aku terpikir untuk menjadi seorang yang merdeka atas diriku sendiri tanpa ada yang ngatur dan tanpa ada yang marahin dan bekerja sesuia dengan keinginanku, itu semua akan aku dapatkan jika aku bisa menjadi seorang pengusaha. maksudnya dalam artian mempunyai usaha sendiri walaupun hanya seabatas kecil-kecilan saja, karena perusahaan yang besar seperti yang kita lihat saat ini dulunya merupakan sebuah perusahaan kecil juga, Karena atas dasar itulah aku kuliah mengambil jurusan Manajemen (fakultas ekonomi dan bisnis). dari jurusan tersebut aku semakin banyak motivasi untuk menjadi seorang pengusaha.
Namun pada saat ini merupakan waktu senggang untukku dimana masih nunggu sidang skripsi yang sekitar 1 bulan lagi, dan waktu kelulusan semakin dekat dan tuntutan-tuntutan tadi sebentar lagi akan aku sandang, tapi entahlah aku sebagai manusia biasa yang hanya bisa berusaha dan berdoa untuk kabaikan kedepannya, biarlah takdir yang berbicara untuk kenyataan dalam hidup ini.
Mungkin itulah sedikit cerita yang dapat aku bagikan disini, Terimakasih
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Orang bijak itu selalu meninggalkan jejak