Tujuan Umum Studi Kelayakan Bisnis


• Pengertian studi kelayakan bisnis
  Adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik aspek hukum, sosial, ekonomi, maupun budaya. Dan juga aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis serta teknologi sampai dengan aspek manajemen keuangan.

• Hasil dari penelitian tersebut di gunakan untuk pengsmbilan keputusan, apakah suatu proyek atau bisnis dapat di kerjakan atau di tunda bahkan tidak di jalankan.

• Penggolongan studi kelayakan bisnis
  Studi kelayakan bisnis dapat di golongkan menjadi dua golongan berdasarkan orientasinya yang di harapkan oleh perusahaan:
1. Berdasarkan orientasi laba
  Artinya studi yang di lakukan menitik beratkan kepada keuntungan secara ekonomis.
2. Berdasarkan orientasi non laba atau sosial.
  Artinya bahwa studi yang di lakukan menitik beratkan suatu proyek yang di jalankan dan di laksanakantanpa memikirkan nilai ataupun keuntungan.

• Beberapa persiapan yang harus di lakukan untuk menjalankan studi kelayakan bisnis:
1. Pengumpulan data dan informasi
2. Pengolahan data
3. Analisis data
4. Pengambilan keputusan

• Manfaat studi kelayakan bisnis
1. Pihak investor
  Mendapatkan kepastian apakah investasi yang akan di tanamkan mendapat keuntungan, serta adanya jaminan modal yang akan di tanamkan.
2. Pihak kreditor
  Sebagai bahan kajian apakah kredit yang akan di salurkan mendapat benefit ataupun keuntungan dan tersedianya jaminan yang di miliki.
3. Pihak manajemen perusahaan
  Untuk mengetahui berapa banyak dana yang di butuhkan, berapa yang akan di alokasikan baik dari modal sendiri maupun rencana pendanaan dari investor.
4. Pihak pemerintah dan masyarakat
  Perusahaan yang akan di dirikan harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang di tetapkan oleh pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat.
5. Bagi tujuan pembangunan ekonomi
  Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu di analisa manfaat yang akan di dapat serta biaya yang akan di timbulkan terhadap perekonomian nasional.

• Tahapan-tahapan studi kelayakan bisnis
1. Penemuan ide
  Tahapan ini di lakukan agar ide dapat menghasilkan keuntungan dengan produk yang akan di jual di pssar.
2. Tahap penelitian
  Tahap ini terdiri dari:
  a. Mengumpulkan data
  b. Menganslisis data
  c. Menganalisis dan dan menginterprestasikan data
  d. Pengambilan keputusan
3. Tahap evaluasi
  Yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif.
  Ada tiga tahapan evaluasi:
  a. Mengevaluasi proyek yang akan di dirikan
b. Mengevaluasi proyek yang akan di bangun
c. Mengevaluasi bisnis yang sudah di opersikan secara rutin.
4. Tahap pengurutan usulan yang layak
  Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang di anggap layak, maka perlu di lakukan pemiligan rencana bisnis yang mempunyai nilai tertinggi jika di bandingkan dengan usulan yang lain berdasarkan kriteria penelitian yang telah di lakukan.
5. Tahap rencana pelaksanaan
  Tahap ini di mulai penentuan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi tenaga perencana,  keterlibatan dana dan sumber daya manusia serta kesispan manajemen.
6. Tahap pelaksanaan
  Setelah proyek selesai di kerjakan, tahap selanjutnya adalah melaksanakan bisnis secara rutin agar dapat di perolah laba ataupun keuntungan sesuai dengan yang di harapkan.
Previous
Next Post »
Orang bijak itu selalu meninggalkan jejak